Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Buka 24 Jam

Tips Agar Tidak Mudah Lapar Saat Puasa

Tips Agar Tidak Mudah Lapar Saat Puasa

Halo, Sobat Granostic! Berpuasa di bulan Ramadhan mengharuskan kita untuk tidak makan dan minum sejak waktu Subuh, sampai berbuka pada waktu Maghrib. Tahukah Anda, kalau ada beberapa tips yang bisa diterapkan agar tidak mudah lapar saat seharian berpuasa?

Saat mulai berpuasa, terkadang rasa lapar dapat muncul sejak pagi hari. Padahal saat sahur kita sudah makan dengan porsi yang cukup, atau bahkan lebih.

Rasa lapar ini bisa menyebabkan konsentrasi terganggu dan membuat aktivitas harian tak berjalan lancar.

Namun Anda tak perlu khawatir, karena sebenarnya ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk menyiasati hal ini. Apa saja?
Langsung simak artikel ini sampai habis, ya!

1. Pilih makanan sahur yang memberikan rasa kenyang lebih lama
Sahur memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga stamina kita saat berpuasa. Karenanya Anda tak boleh melewatkan waktu sahur, serta memilih makanan yang tepat dan sehat untuk dikonsumsi.

Tips untuk tidak mudah lapar saat puasa pertama adalah dengan memilih menu sahur yang memberikan rasa kenyang lebih lama. Jenis-jenis makanan yang masuk dalam kategori ini adalah makanan yang kaya serat, mengandung karbohidrat kompleks, dan rendah gula.

Protein tanpa lemak, buah-buahan segar, sayuran hijau, susu rendah lemak atau susu almond, biji-bijian, hingga kacang-kacangan.
Pastikan juga Anda mengolah makanan ini dengan tidak menggorengnya. Sebab minyak dari gorengan akan membuat Anda mudah merasa haus.


2. Konsumsi Air yang Cukup

Don't forget to stay hydrated, Sobat! Lewat minum air mineral yang cukup saat sahur dan sepanjang malam setelah buka puasa, Anda bisa menjaga kadar cairan dalam tubuh.

Ketika tubuh kita mendapatkan cukup cairan, maka keesokan harinya ketika puasa Anda tidak akan mudah merasa lelah dan lemas.
Selain itu kekurangan cairan juga akan menimbulkan dehidrasi, dari yang ringan sampai berat.

Dehidrasi ringan akan menyebabkan kelelahan, mulut terasa kering, rasa haus, dan sakit kepala. Karenanya sangat penting untuk minum cukup cairan setelah berbuka dan sahur.

Anda dianjurkan untuk minum air setidaknya 2 liter sehari, atau setara dengan 8 gelas.

Anda tak perlu meminumnya sekaligus saat sahur. Namun terapkan pola 2-4-2, yakni minum 2 gelas saat buka puasa, 4 gelas kembali di malam hari (antara waktu buka dan sahur), dan 2 gelas lagi saat Anda sahur.


3. Kurangi Konsumsi Gula dan Makanan Manis
Tips agar tidak mudah merasa lapar saat puasa selanjutnya adalah dengan mengurangi asupan gula, khususnya saat sahur.

Saat berbuka puasa, mengkonsumsi kue dan minuman manis yang menyegarkan mungkin terasa menggoda. Akan tetapi ketika gula Anda turun satu atau dua jam kemudian, rasa lapar akan datang dan tubuh bisa jadi lebih lemas.

Karenanya, ketika memaksa mengkonsumsi makanan dan minuman manis saat sahur, dapat membuat Anda cepat lapar di pagi harinya. Rasa lapar ini juga akan jadi lebih intens saat siang hari.

Sebaliknya, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah, serta kaya nutrisi dan serat. Makanan-makanan ini akan dicerna lebih lambat, sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.


4. Konsumsi Makanan Berserat Tinggi

Telah banyak kita singgung sebelumnya, bahwa makanan berserat tinggi sangat baik dikonsumsi saat buka puasa maupun sahur.
Kandungan serat di dalamnya mempunyai kemampuan untuk mengendalikan rasa lapar Anda. Sebab serat dicerna lebih perlahan, sehingga rasa kenyang dan energi dalam tubuh bisa bertahan kian lama.

Beberapa contoh makanan yang memiliki serat tinggi adalah:
- Sayuran seperti brokoli, bayam, kangkung, buncis, selada, zucchini, seledri, pare, paprika, dan wortel.
- Buah-buahan seperti apel, pisang, pir, alpukat, pepaya, jambu, biji merah, berry, buah kiwi, tomat, mangga, dan nanas.
- Biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti polong-polongan, kedelai, almond, kacang hijau, kacang polong.


5. Jaga Keseimbangan Nutrisi
Agar selama puasa tak mudah lapar, penting untuk Anda memenuhi asupan nutrisi baik saat Anda buka maupun sahur.

Memilih menu makanan yang kaya nutrisi saat buka akan membantu mengembalikan cairan dan energi yang hilang selama berpuasa. Sementara itu, memenuhi sahur yang tepat akan membantu puasa jadi lebih optimal.

Menu makanan yang seimbang dan lengkap saat sahur meliputi karbohidrat kompleks, protein nabati dan hewani, sayur, buah, dan sebagainya. Anda juga harus melengkapi porsi tersebut dengan minum air putih secukupnya.


6. Hindari Makanan yang Terlalu Pedas atau Asin
Selanjutnya, Anda juga perlu menghindari makanan yang terlalu pedas dan asin agar selama puasa tidak mudah lapar. Asing dari garam misalnya, dapat mengikat cairan dalam tubuh, sehingga membuat Anda mudah lemas dan haus.

Sementara itu, makanan pedas juga tak baik Anda konsumsi selama sahur. Sebab makanan pedas dapat menimbulkan rasa haus terus menerus.

Tak hanya itu, ketika Anda mengidap penyakit maag atau gangguan pencernaan lain, makanan pedas bisa memicu meningkatnya asam lambung dan menyebabkan rasa nyeri perut di bagian atas.


7. Istirahat yang Cukup

Tips agar tidak mudah lapar selama puasa selanjutnya adalah dengan beristirahat cukup. Ketika Anda tidak menjaga pola istirahat dengan baik, Anda akan merasa mudah lelah dan lemas di siang hari.

Tidur yang cukup adalah kunci utama agar Anda bisa fit sepanjang hari. Sebab sel-sel kita akan memperbaiki dirinya saat tidur, karenanya penting untuk memastikan Anda beristirahat dengan cukup selama puasa Ramadhan.

Selain itu, sistem pencernaan kita akan berjalan lebih optimal saat tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Pola tidur yang terganggu akan berpengaruh pada bakteri dalam usus. Bila terjadi ketidakseimbangan bakteri usus, saluran cerna akan rentan terhadap penyakit bahkan memicu timbulnya penyakit lain, seperti diabetes dan obesitas.

Nah, Sobat Granostic, itu adalah tujuh tips agar tidak mudah lapar saat puasa Ramadhan. Mulai dari memilih makanan sahur yang tepat, mengonsumsi air yang cukup, dan menghindari makanan-makanan tertentu.


Apakah Anda sudah menerapkan langkah-langkah di atas sebelumnya?
Selain menerapkan pola makan dan istirahat yang tepat saat berpuasa, Anda pun perlu memperhatikan kesehatan tubuh dengan melakukan medical check up secara rutin.

Klinik Granostic dapat membantu Anda dalam hal ini. Dengan pendampingan dari tim tenaga kesehatan (nakes) ahli dan dokter spesialis kami, Anda bisa memeriksakan kondisi tubuh dan mengkonsultasikan perencanaan puasa Ramadhan yang sehat.

Lebih baik lagi, Anda dapat berkonsultasi bersama dokter kami secara daring (online) lewat layanan Home Service. Anda pun dapat memeriksakan kesehatan dan konsultasi langsung dengan datang ke klinik Granostic.

Dapatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang lengkap dan menyeluruh. Dari tes gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan banyak lainnya.

Bagaimana, Sobat Granostic, tertarik untuk konsultasi bersama tim dokter kami? Langsung klik tombol Home Service di bawah ini, ya!


Home Service
Loading
Toast Message