Jl. Dharmahusada No.146, Mojo, Kec. Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur 60285
Buka 24 Jam

Berikut Olahraga yang Cocok Saat Puasa

Berikut Olahraga yang Cocok Saat Puasa

Kata siapa saat puasa kita tidak bisa olahraga? Meski tidak makan atau minum sepanjang hari, olahraga masih mungkin kita lakukan saat puasa. Asal Anda dapat memilih waktu dan jenis olahraga yang tepat.

Pada dasarnya berolahraga di bulan puasa bisa memberikan banyak manfaat untuk Anda, misalnya menjaga tubuh Anda tetap bugar dan sehat. Apalagi Anda menjalani puasa Ramadhan ini tidak hanya dalam satu atau dua hari saja, melainkan sepanjang bulan lamanya.

Bayangkan bila tubuh Anda tidak mendapatkan olah fisik dalam kurun waktu tersebut. Tentu tidak baik juga, bukan?

Akan tetapi, selama puasa kita tidak mendapatkan cukup cairan dan hanya mendapatkan energi dari makanan yang kita konsumsi selama sahur.

Karenanya Anda mungkin tidak bisa melakukan aktivitas fisik atau olahraga yang memiliki intensitas tinggi. Bila dipaksakan, Anda bisa saja mengalami kelelahan dan kehausan yang berlebihan, hingga terjadi dehidrasi.

Nah, agar tak salah pilih, mari simak jenis olahraga yang cocok untuk Anda lakukan selama puasa berikut ini.
1. Berjalan Kaki
Berjalan kaki bisa jadi jenis olahraga yang cocok Anda lakukan saat puasa. Jalan kaki santai dapat membantu Anda menjaga kesehatan tubuh secara umum, juga terutama jantung, otot, dan tulang.

Tak cuma itu, jalan kaki juga termasuk olahraga ringan untuk Anda lakukan. Sehingga tidak akan menyebabkan dehidrasi dan kelelahan berlebihan. Namun Anda juga perlu memperhatikan durasi, jarak, dan waktu berjalan kaki santai ini. Sebaiknya lakukan jalan kaki santai di sore hari atau menjelang berbuka puasa.


2. Bersepeda dengan Rute Sedang
Bersepeda dengan rute rendah juga dapat jadi jenis olahraga pilihan Anda selama berpuasa.

Tak cuma membakar kalori dan lemak, bersepeda santai juga dapat mengencangkan otot serta menyehatkan jantung.

Selain itu, bersepeda juga bisa membantu menenangkan pikiran Anda, sehingga stres juga dapat mereda. Apalagi kalau Anda bersepeda di sore hari menjelang buka puasa, yang juga jadi momen ngabuburit dan berburu menu buka yang lezat.


3. Yoga atau Senam Ringan
Jenis olahraga yang cocok untuk Anda lakukan selama puasa lainnya adalah yoga atau senam ringan. Olahraga ini tidak terlalu menguras energi. Sehingga Anda bisa menjaga tubuh tetap segar dan bugar selama berpuasa tanpa mengganggu aktivitas harian.

Anda bisa melakukan gerakan yoga yang berfokus pada peregangan otot dan teknik pernapasan. Selain itu, yoga juga dapat menenangkan pikiran, meningkatkan kualitas tidur, dan membuat tubuh Anda jadi lebih luwes.

Melakukan yoga selama 20–30 menit sebelum buka puasa juga akan membuat manfaat olahraga ini jadi lebih maksimal untuk tubuh.
Sebab ada banyak gerakan yoga yang membuat Anda harus memosisikan diri dengan kepala berada di bawah, mengangkat kaki, atau gerakan-gerakan fleksibel lainnya.

Jika perut dalam keadaan kenyang atau terlalu penuh, gerakan-gerakan ini akan sulit dilakukan, bahkan bisa menimbulkan rasa tak nyaman tersendiri.

Sehingga kalau Anda juga ingin memilih melakukan yoga setelah berbuka, pastikan makanan sudah tercerna dengan baik. Atau Anda bisa berbuka dengan minum dan makan makanan ringan terlebih dahulu, kemudian melakukan yoga, setelahnya Anda bisa makan dalam porsi yang lebih banyak.


4. Aktivitas Ringan di Rumah
Selain beberapa olahraga di atas, Anda juga melakukan aktivitas ringan di rumah sebagai bentuk olahraga. Melakukan aktivitas ringan di dalam rumah juga bisa membuat Anda terhindar dari teriknya matahari, sehingga juga tak akan membuat Anda lebih banyak berkeringat.

Beberapa jenis olahraga ringan yang bisa Anda lakukan di rumah misalnya aerobik ringan, lari kecil di dalam ruangan, sits up, dan push up. Melakukan latihan sit up bisa membantu meningkatkan fleksibilitas, membentuk otot perut, dan mengurangi risiko nyeri pinggul. Sementara melakukan push up dapat menjaga stabilitas tubuh dan membantu menguatkan otot dada Anda.

Jika latihan yang Anda pilih mungkin terasa lebih berat, baiknya lakukan olahraga setelah buka puasa, di malam hari, atau sebelum Anda sahur. Dengan begitu Anda tidak akan terlalu lemas atau mengalami dehidrasi.


5. Bermain Bulu Tangkis
Bulu tangkis juga bisa jadi pilihan olahraga di kala puasa. Berbeda dengan beberapa jenis olahraga yang telah disebutkan di atas, bulu tangkis sebaiknya Anda lakukan di malam hari. Khususnya setelah makanan buka dicerna oleh tubuh, serta energi Anda terisi kembali setelah berbuka puasa.

Bermain bulu tangkis bisa membantu menjaga kebugaran tubuh Anda, mengurangi stres dan kecemasan, memperkuat otot-otot kaki, juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Bulu tangkis ini juga merupakan permainan yang bisa Anda lakukan di dalam ruangan. Dan bisa membantu membakar banyak kalori.
Nah, Sobat Granostic, itu adalah jenis-jenis olahraga yang bisa Anda lakukan di saat puasa. Olahraga ringan setiap 20–30 menit sehari dapat membantu meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh Anda.

Namun untuk mendapatkan manfaat olahraga ini, Anda juga harus memperhatikan waktu dan durasi olahraga. Baiknya lakukan olahraga di waktu sore hari atau dekat dengan waktu berbuka, setelah buka puasa, pada malam hari atau sebelum tidur, dan sebelum Anda sahur.

Sebaliknya, hindari berolahraga di pagi hari karena bisa menyebabkan Anda mudah lelah. Menurut Dietisien Universitas Gadjah Mada, berolahraga di pagi hari akan membuat kadar insulin menurun drastis sehingga membuat Anda mudah merasa lapar. Kondisi ini juga dapat lebih buruk bila Anda mengidap diabetes.

Selain itu, kenali juga kondisi tubuh Anda. Bila Anda adalah orang yang memiliki masalah dengan kesehatan seperti tekanan darah rendah atau diabetes yang tinggi, baiknya lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai keamanan berolahraga saat puasa.


Konsultasikan Pola Puasa yang Sehat Bersama Dokter Spesialis
Agar manfaat olahraga saat puasa jadi lebih maksimal, Anda bisa melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli dari gizi Granostic.

Pemeriksaan kesehatan ini dapat berupa pengecekan kadar gula darah, tekanan darah, kesehatan jantung dan sistem pernapasan, dan banyak lainnya.

Pemeriksaan kesehatan di klinik Granostic melalui proses yang cermat dan menggunakan teknologi termutakhir. Didampingi tenaga kesehatan (nakes) yang profesional dan dokter, Anda bisa mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan yang akurat.

Dari hasil pemeriksaan ini pulalah Anda dapat mendiskusikan pola aktivitas saat berpuasa yang aman dan menyehatkan. Misalnya mengatur durasi olahraga harian, jenis nutrisi yang harus Anda penuhi selama berpuasa, juga menyesuaikan pengobatan jalan bila Anda memiliki sakit bawaan.

Hal menarik lainnya, Anda tak hanya bisa berkonsultasi dengan dokter dengan datang ke klinik Granostic secara langsung. Namun, Anda juga bisa melakukan konsultasi online lewat layanan Home Service.

Hanya dengan sekali klik, Anda akan terhubung dengan dokter atau ahli gizi kami. Anda dapat mengkonsultasikan mengenai keluhan dan kondisi tubuh Anda, kemudian dokter kami akan memberikan ulasan dan arahan yang profesional dari penjelasan Anda.
Mau coba konsultasi online di klinik Granostic? Langsung klik tombol Home Service di bawah ini, ya!

Home Service
Loading
Toast Message